• TUGAS PAI UNTUK KELAS 98

    Silahkan diisi sesuai dengan pertanyaan.

  • TUGAS UNTUK KELAS 97 MEMBACA MATERI DAN MENJAWAB SOAL

    This is slide 2 description.

  • TUGAS KELAS 98

    This is slide 3 description.

  • TUGAS UNTUK KELAS UNTUK 95

    This is slide 4 description.

  • Enter Slide 5 Title

    This is slide 5 description.

  • Enter Slide 6 Title

    This is slide 6 description.

  • Enter Slide 7 Title

    This is slide 7 description.

  • Enter Slide 8 Title

    This is slide 8 description.

  • Enter Slide 9 Title

    This is slide 9 description.

Friday, November 20, 2020

Sekolah Boleh Dibuka Kembali, Mendikbud Tetapkan 6 Syarat Ini

 


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengizinkan pembukaan sekolah mulai Januari 2021. Namun, bukan berarti sekolah tatap muka bisa dengan bebas dibuka begitu saja.

Mendikbud, Nadiem Makarim, menegaskan, pembelajaran tatap muka di semua sekolah hanya diperbolehkan jika sudah memenuhi daftar periksa yang telah ditentukan.

Tuesday, July 28, 2020

HUKUM BACAAN QALQALAH


 

1.       Arti Qalqalah dan Hurufnya.

 

Menurut bahasa qalqalah artinya gerak, getaran suara. Menurut istilah membunyikan dengan suara yang berlebih dari makhraj hurufnya.

Qalqalah berlaku bila huruf qalqalah itu mati, atau mati karena dihentikan. Jika kita baca bunyinya tidak terus menghilang melainkan masih terdengar juga perlahan-lahan.

Adapun huruf qalqalah ada 5 yaitu : qaf ( ق  ), tha’ ( ط  ), baa ( ب ),                         jim (  ج  ), dal (  د   ) dikumpulkan menjadi (  قَطْبُ جَدٍ  ).

 

  1. Macam-macam Qalqalah

 

Bacaan qalaqlah ada dua macam :

a.       Qalqalah Sughra (  قَلْقَلَة صُغْرَى )

Apabila huruf qalqalah itu mati (sukun) pada kata asalnya pada umumnya ada ditengah-tengah kata maka disebut qalqalah sughra artinya kecil. Cara membacanya dengan  pantulan tidak terlalu kuat.

Contoh  :   يَقْطَعُونَ      يَبْغُوْنَ     يَدْخُلُونَ                  

 

b.       Qalqalah kubra  (  قَلْقَلَةْْ كُبرٰي  )

Apabila ada huruf qalqalah yang mati bukan pada asalnya , dia mati karena dihentikan atau diwaqafkan dan berada pada akhir kata, maka disebut qalqalah kubra. Kubra artinya besar. Cara membacanya harus lebih mantap dengan memantulkan suara dengan pantulan yang kuat.

Contoh  : مِنْ مَّسَدٍ     ذَاتِ الْبُرُوْجٍ     وَاِسْحٰٰٰٰٰقَ   

 

II.   HUKUM BACAAN RA’

 

Cara membaca Ra ada dua macam :

a.                               Tafkhim  (  تَفْخِيْم   )         

Huruf ra  (  ر ) hukum bacaannya harus tafkhim atau dibaca tebal apabila berada pada salah satu empat keadaan yaitu :

 

1.       Apabila berada tanda baca fathah atau dhammah.

      Contoh  : رَبُّكُمْ     رُزِقْنا     اَرَاَيْتَ                

2.       Apabila berada dalam tanda baca sukun dan sebelumnya berharakat fathah atau dhammah.

       Contoh  :  مِن الْمُرْسلِيْنَ      وَاَرْجُلَكُمْ      تُرْجَعُونَ

3.       Apabila keadaan waqaf atau diwaqafkan sedang huruf sebelumnya berharakat fathah atau dhammah.

       Contoh  :   ُوَاْلاَبْتَرُ     اَلتَّكَا ثُرُ      وسُعُرٍ

       Atau dalam keadaan diwaqafkan ,sedang diantara huruf ra (  ر) dengan huruf yang  bertanda fathah atau dhammah terdapat huruf bertanda baca sukun.

      Contoh  :فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ     لَفِيْ خُسْرٍ    

 

4.       Apabila dalam keadaan waqaf atau diwaqafkan, sedangkan huruf sebelumnya alif atau wau yang bertanda baca sukun.

       Contoh  :   اَلْغَفُورُ     بِااَسْحَاِرِ      اَلْجَبَّارُ

 

b.                              Tarqiq  (    تَرْقِيْقٌ )

 

Huruf Ra  (   ر  ) hukum bacaannya harus tarqiq atau tipis, apabila berada pada salah satu dari empat keadaan, yaitu  :

 

1.       Apabila dalam keadaan tanda baca kasrah .

                  Contoh  :  تَجْري     كَريْمٌ      رِجَا لٌ

2.       Apabila dalam keadaan sukun sedang huruf sebelumnya kasrah, dan sesudahnya  bukan huruf  ISTI’LA (     اسْتعْلاء  )  yaitu  :       -  غ – ط-  ق- ظ – ض – ص – خ

 

Contoh  :

    فِرْعَونَ     مِرْيَة

3.       Apabila dalam keadaan waqaf atau diwaqafkan, sedangkan sebelumnya kasrah.

                  Contoh  :   لَقَادِرٌ    مِنْ نَّاصِر

4.       Apabila dalam keadaan diwaqafkan, sedang huruf sebelumnya ya ( ي ) sukun

                  Contoh   :    عَلي كُّلِّ شَيْءٍقدِيْرٌ     اِنَّ اﷲَ سَمِيعٌ بَصيٌْ



     


Tuesday, July 7, 2020

ZUHUD DAN TAWAKKAL

A.   RINGKASAN MATERI

1.  ZUHUD

 

Zuhud ialah tidak berhasrat sesuatu walaupun kesempatan untuk memperoleh atau mengerjakannya ada, zuhud berarti mengatur hasrat. Adapun pengertian zuhud adalah berpaling dan meninggalkan sesuatu yang disayangi yang bersifat material atau kemewahan di dunia dengan mengharap suatu yang lebih baik dan bersifat spiritual atau kebahagiaan akhirat.

         Imam Ghazali, seorang ulama besar dan terkenal membagi zuhud atas 3 bagian, yaitu:

1.       Meninggalkan sesuatu karena menginginkan sesuatu yang lebih baik

2.       Meninggalkan keduniaan karena mengharap sesuatu yang bersifat akhirat

3.       Meninggalkan segala sesuatu selain Allah swt karena rasa cintanya hanya tertuju kepada Allah swt semata

THOHAROH(BERSUCI)

A.       RINGKASAN MATERI

 

1.    Pengertian hadats dan najis

Thoharoh menurut bahasa berarti bersuci. Menurut istilah (ahli fiqh) thoharoh adalah membersihkan diri dari hadats dan najis atau berbuat sesuatu yang dapat/memperbolehkan seseorang mengerjakan sholat (ibadah), misalnya wudlu, mandi dan tayammum.

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 222; 

Artinya :  “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”.

TAWADHU’, TAAT, QANA’AH DAN SABAR

A. RINGKASAN MATERI

1. TAWADHU’

Tawadhu’ adalah sikap rendah hati, dengan tawadhu’ seseorang akan menjadi indah budi pekertinya baik terhadap sesama maupun terhadap Allah SWT.

Sabda Rosul SAW :

Artinya: “ Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku “Bertawadhu’lah kamu”, sehingga seseorang tidak berlaku sombong terhadap yang lain, dan seorang tidak berlaku curang atas orang lain”. (H.R. Muslim)

 

SHALAT SUNNAH RAWATIB

A.      Ringkasan Materi

1.       Shalat Sunnah Rawatib

 

·        Pengertian

            Shalat rawatib adalah salat sunnah yang mengiringi shalat fardlu yang dikerjakan sebelum atau sesudah shalat. Tujuannya adalah untuk menutup kekurangan yang terjadi ketika melaksanakan salat fardlu dan untuk menambah pahala.

 

PENYEMBELIHAN HEWAN

A.   RINGKASAN MATERI

  1. Pengertian Penyembelihan

Penyembelihan hewan adalah memotong binatang dengan alat tajam pada bagian leher (saluran pernapasan dan jalan makan) sampai putus sehingga binatang tersebut mati untuk diambil manfaatnya. Menyembelih hewan dalam Islam ada dua macam cara yaitu: Zabhun/zabh (menyembelih dengan posisi hewan berbaring) seperti kambing, kerbau, sapi dan Nahr (penyembelihan hewan dengan posisi hewan berdiri) seperti onta. Penyembelihan hewan haruslah memenuhi syarat dan rukunnya.

 

Popular Posts

    Followers

    pengunjung